Workshop Peningkatan Kepemimpinan (Leadership Training) Dalam Organisasi

pelatihan-gatari

Pada masa sekarang, persaingan antara perusahaan satu dengan yang lain semakin runcing mengingat semakin banyaknya orang yang berusaha memberikan yang terbaik bagi orang lain dengan harapan mendapatkan imbalan memadai. Pengetahuan, tingkat pendidikan, nama besar atau popularitas, tidaklah cukup bagi seseorang untuk berhasil memperoleh kepuasan dalam bekerja, meningkatkan karir atau bagi perusahaan untuk mendapatkan konsumen atau pelanggan yang setia.

Sejumlah pengalaman dan penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan – ketrampilan yang diperlukan dalam memenangkan persaingan ini adalah ketrampilan yang bersifat lunak, artinya dapat diperoleh melalui berbagai macam pelatihan atau usaha keras terus menerus. Istilah populernya  adalah soft skills. Pada masa sekarang, kekuatan soft skills ini dapat mempengaruhi kesuksesan anda dalam berkarir. Apa yang disebut soft skills ini sejatinya adalah ketrampilan yang bersifat non teknis, sifatnya tidak kasat mata, sangat pribadi dan menentukan kemampuan anda sebagai seorang pemimpin, sebagai pendengar, atau sebagai negosiator ulung serta penengah konflik dan pengambil keputusan andal.

Pertanyaannya sekarang, apakah sebagai bagian dari manajemen atau malah sebagai direksi telah memiliki sikap-sikap yang mudah berkompromi? mampu berkomunikasi efektif? terampil mengatasi masalah dengan efisien? ataukah masih terdapat sifat kurang berinisiatif? lebih suka mengikuti prosedur yang ada daripada melakukan perubahan?

Pengembangan sikap-sikap kepemimpinan tersebut dapat ditingkatkan seiring dengan proses peningkatan kapabilitas kerja seseorang. Yang terpenting adalah bagaimana Sumber Daya Manusia dalam manajemen organisasi bisa meningkatkan kapabilitasnya sebagai pemimpin yang harus membawa seluruh sumber daya organisasi mengarah pada satu tujuan organisasi. Kapabilitas tersebut pada kenyataannya bukan berupa keilmuan secara teknis.

 

Tujuan

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam meningkatkan kapabilitasnya sebagai pemimpin dan sebagai bagian manajemen dalam organisasi. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Diharapkan setelah selesainya pelatihan, peserta mampu meningkatkan kapsitas dalam menangani permasalahan dalam organisasi.
  • Peserta mampu mengambil sikap dalam pengambilan keputusan manajerial dalam organisasi.
  • Lebih sensitif dalam menilai dan meningkatkan motivasi anggota organisasi untuk berprestasi.
  • Mampu mengelola kerjasama tim dalam organisasi.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 3 – 5 Desember 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Practical Service Excellent Dalam Operasional Organisasi Menuju “Service With The Heart”

pelatihan-gatari

Setiap organisasi usaha pasti hidup dalam lingkungan usaha. Salah satu lingkungan usaha tersebut adalah pasar dan industri terkait. Sementara di sisi lain, setiap organisasi pasti memiliki sistem operasional tersendiri. Sistem operasional tersebut pasti mengandung unsur birokrasi pengelolaan. Pada kenyataannya birokrasi dalam pengelolaan organisasi sering pula menimbulkan hambatan bagi organisasi dalam melakukan pelayanan terhadap nasabahnya.

Sementara dalam kondisi makro, terjadi perubahan paradigma di pasar, dimana konsumen saat ini menjadi semakin kritis terhadap produk dan jasa yang dihasilkan oleh organisasi usaha. Hal tersebut terutama dipicu dengan meningkatnya persaingan industri serta peningkatan perkembangan teknologi, terutama teknologi informasi.

Untuk mempertemukan kedua “kutub” tersebut diperlukan keunggulan bersaing dari sisi Sumber Daya Manusia dalam organisasi usaha. Keunggulan bersaing tersebut didapat dari peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam operasional organisasi. Salah satu kapabilitas yang penting dikembangkan adalah kemampuan untuk “menghadapi” tuntutan nasabah dengan tetap memperhatikan hambatan birokrasi operasional dengan tetap dapat mencapai tujuan penjualan organisasi usaha. Kemampuan ini adalah kemampuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada konsumen, atau sering disebut “service with heart”. Secara teknis kemampuan ini adalah practical service excellent dalam melayani konsumen.

 

Tujuan

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam meningkatkan kapabilitas Sumber Daya Manusia dalam proses pelayanan kepada konsumen. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Meningkatkan pemahaman dan kesadaran Sumber Daya Manusia akan kedudukan, tugas dan fungsinya sebagai pelayan nasabahnya.
  • Meningkatkan kesadaran bersama dan kohesivitas internal para Sumbe Daya Manusia akan kedudukan utamanya sebagai implementor kebijakan-kebijakan manajemen dalam organisasi usaha.
  • Sensitif dalam melihat situasi untuk menghadapi dinamika permintaan konsumen dalam konteks berusaha mencapai tujuan organisasi usaha.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 15 – 17 Oktober 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas, khususnya pada bidang pelayanan dan pemasaran.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bagian pelayanan dan pemasaran.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Penyusunan Unit Cost Bagi Lembaga Pelayanan Kesehatan

pelatihan-gatari

Dewasa ini perkembangan teknologi di bidang kesehatan meningkat pesat. Berbagai teknologi baru, baik berupa fisik, alat kesehatan, maupun metode klinis, terus bermunculan. Kondisi demikian dengan imbangan tuntutan akan mutu pelayanan kesehatan yang terus meningkat dari masyarakat akan membawa dampak cukup berat bagi pengelola organisasi pelayanan kesehatan. Rumah sakit sebagai organisasi pelayanan kesehatan utama dalam struktur industri kesehatan tentunya yang paling merasakan dampaknya, terutama jika dalam suatu cakupan pasarnya terdapat persaingan yang tinggi.

Dampak bagi rumah sakit yang sangat terasa adalah dari segi keuangan. Faktor rentetan dari perkembangan teknologi tersebut langsung mengenai keuangan rumah sakit. Hal ini mengingat posisi sumber daya rumah sakit yang disamping padat tenaga kerja juga padat modal. Dengan tuntutan pasar yang tinggi akan membawa rumah sakit untuk berusaha memenuhi berbagai peningkatan standar pelayanan dan produknya sehingga keharusan untuk mengikuti updating teknologi menjadi tidak terelakkan.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah kondisi khusus bagi rumah sakit milik pemerintah, apapun status tingkatannya. Besarnya birokrasi serta tuntutan pemerintah dalam misi sosial di rumah sakit seringkali memaksa rumah sakit pemerintah untuk menerima kondisi dalam kesulitan untuk mengikuti perkembangan dunia usaha. Berbeda dengan rumah sakit milik swasta yang pada hakikatnya memiliki iklim yang lebih mendukung keleluasaan dalam mengelola sehingga dapat mengikuti perkembangan dunia usaha.

Sebagai langkah awal dalam menghadapi masalah tersebut di atas pengelola tentu dituntut aktif berusaha dalam Pricing Strategy nya. Namun demikian mengingat berbagai hambatan maka langkah awal yang dianggap layak adalah melakukan pengkajian ulang tarif dengan mendasarkan Unit Cost yang ada di rumah sakit meskipun cakupan bahasan tidak seluas Pricing Strategy. Berkaitan dengan hal tersebut disini dilakukan usaha pemahaman tentang Unit Cost melalui suatu Workshop. Pelatihan ini dilakukan untuk anggota Rumah Sakit Umum sebagai bagian usaha untuk dapat mendukung perkembangan usaha yang dilakukan di Rumah Sakit Umum saat ini.

Workshop digunakan sebagai metode peningkatan pengetahuan para anggota Rumah Sakit Umum disamping untuk efisiensi juga diharapkan dapat cepat diterima. Hal tersebut dengan anggapan bahwa banyak potensi basis kasus dapat diperoleh langsung dari pengguna.

 

Tujuan

Dengan pelatihan ini diharapkan pengguna dapat :

  1. Memahami konsep restrukturisasi biaya di rumah sakit untuk mencapai keunggulan bersaing dari aspek biaya.
  2. Dapat memahami jenis-jenis biaya yang terjadi yang berhubungan dengan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit.
  3. Dapat memetakan kondisi rumah sakit berdasar konsep akuntansi biaya.
  4. Mampu mengidentifikasi semua biaya yang terjadi di rumah sakit.
  5. Dapat mengelompokkan setiap biaya yang terjadi ke dalam kelompoknya.
  6. Memahami teknik analisis biaya (unit cost) untuk setiap produk dan pelayanan di rumah sakit.
  7. Memahami teknik alokasi biaya tidak langsung.
  8. Mampu menghitung kebutuhan pembiayaan di rumah sakit.
  9. Mampu melakukan penghitungan unit cost di rumah sakit.
  10. Mampu menyusun struktur dasar tarif di rumah sakit.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 19 – 21 November 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas, khususnya yang berkaitan dengan perencanaan, pemasaran, dan keuangan.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bagian perencanaan, pemasaran, dan keuangan.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Bagi Lembaga Pelayanan Kesehatan

pelatihan-gatari

Sebagaimana diketahui, tuntutan akan peningkatan mutu pada pelayanan kesehatan saat ini meningkat pesat. Perubahan dinamika lingkungan usaha sangat mempengaruhi hal tersebut. Lembaga pelayanan kesehatan secara otomatis dituntut untuk meningkatkan kinerjanya.

Peningkatan kinerja dalam suatu organisasi dapat ditempuh dengan peningkatan mutu Sumber Daya Manusia maupun peningkatan mutu pengelolaan organisasi. Dari sisi upaya peningkatan mutu pengelolaan organisasi maka disamping peningkatan teknis dan kapabilitas, benchmarking menjadi salah satu alat yang penting.

Dalam melaksanakan kaji banding, tentu dipersyaratkan adanya suatu standar kesamaan dalam bidang tertentu. Terkait dengan layanan di lembaga-lembaga pelayanan kesehatan, standar kesamaan pengukuran dalam kaji banding adalah dengan menyamakan parameter layanan serta membangun dasar batas minimal pelayanan. Dalam kondisi demikian maka penting kiranya organisasi menyusun suatu standar pelayanan minimal dalam operasionalnya.

Lebih khusus lagi bagi lembaga pelayanan kesehatan milik pemerintah, standar pelayanan minimal saat ini telah menjadi salah satu titik kendali atas mutu. Dimana secara hukum, standar pelayanan minimal telah tertuang dalam Undang-Undang No.44 Tentang Perumahsakitan. Dalam peraturan tersebut, standar pelayanan minimal menjadi indikator penilaian kinerja rumah sakit.

Tidak hanya sebagai indicator pelayanan kinerja, bagi lembaga pelayanan kesehatan milik pemerintah, standar pelayanan minimal tersebut juga menjadi salah satu persyaratan untuk mencapai status Badan Layanan Umum / Badan Layanan Umum Daerah.

 

Tujuan

 

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam membuat standar pelayanan minimal di rumahsakit. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Peserta memahami persyaratan BLUD
  • Peserta memahami SPM sebagai salah satu persyaratan administratif BLUD
  • Peserta memahami langkah-langkah penyusunan SPM
  • Peserta memahami cara dan mampu menyusun SPM
  • Peserta mampu menyusun rencana pencapaian SPM
  • Peserta mampu menyusun draft peraturan kepala daerah tentang SPM

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 22 – 24 Oktober 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas, terutama bidang pelayanan.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bidang pelayanan, teknis, dan jaga mutu.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Pembentukan Motivasi dan Etos Kerja (Motivation and Work Ethic) Dalam Organisasi

pelatihan-gatari

Persaingan antar perusahaan menjadi semakin marak dewasa ini. Kondisi dunia bisnis juga tidak menentu atau dalam kondisi turbulence. Perusahaan perlu lebih tangguh dalam mencapai tujuan organisasi dan dalam menghadapi pesaingnya. Untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut diperlukan dukungan sumber daya manusia nya.

Sumber daya manusia bukan hanya dalam dimensi jumlah tetapi juga dalam segi kualitas. Komitmen sumber daya manusia dalam mengembangkan perusahaan sebenarnya lebih banyak ditentukan oleh bagaimana perusahaan atau organisasi memperlakukan karyawannya – bukan hanya memberi imbalan yang sesuai – tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mengembangkan secara optimal sumber daya manusia yang dipunyainya.

Sejumlah pengalaman dan penelitian menunjukkan bahwa ketrampilan – ketrampilan yang diperlukan dalam memenangkan persaingan ini adalah ketrampilan yang bersifat lunak, artinya dapat diperoleh melalui berbagai macam pelatihan atau usaha keras terus menerus. Istilah populernya  adalah soft skills. Pada masa sekarang, kekuatan soft skills ini dapat mempengaruhi kesuksesan anda dalam berkarir. Apa yang disebut soft skills ini sejatinya adalah ketrampilan yang bersifat non teknis, sifatnya tidak kasat mata, sangat pribadi dan menentukan kemampuan anda sebagai seorang pemimpin, sebagai pendengar, atau sebagai negosiator ulung serta penengah konflik dan pengambil keputusan andal.

Pengembangan sikap-sikap dan ketrampilan tersebut dapat ditingkatkan seiring dengan proses peningkatan kapabilitas kerja seseorang. Yang terpenting adalah bagaimana Sumber Daya Manusia dalam organisasi diarahkan pada satu tujuan organisasi. Peningkatan kapabilitas tersebut pada akhirnya merupakan hubungan timbal balik antara tindakan dan reaksi, dimana dengan peningkatan sikap kerja positif akan mendapatkan hasil dan respon positif dari konsumen dimana berujung pada peningkatan upaya pencapaian organisasi.

 

Tujuan

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam meningkatkan motivasi dan etos kerja sebagai Sumber Daya Manusia dalam organisasi. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Diharapkan setelah selesainya pelatihan, peserta mampu meningkatkan ketangguhan dalam menghadapi lingkungan pekerjaan.
  • Peserta mampu mengambil sikap dalam masalah-masalah yang ada dalam organisasi.
  • Lebih sensitif dalam menilai dan meningkatkan motivasi untuk berprestasi.
  • Mampu meningkatkan pemahaman atas situasi emosional dalam lingkungan pekerjaan.
  • Mampu bersikap professional dalam hubungan organisasional dengan memperhatikan etika social.
  • Mampu meningkatkan ketrampilan kerjasama tim dalam organisasi.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 17 – 19 September 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas, khususnya yang membidangi Sumber Daya Manusia.
  • Pada posisi staf, seluruh staf.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Penyusunan Strategi Dan Rencana Usaha Berbasis Unit Strategis Di Lembaga Pelayanan Kesehatan

pelatihan-gatari2

Paradigma rumah sakit sebagai sebuah lembaga usaha, dimana unit-unit pelayanannya didorong untuk menggunakan sumberdaya secara efisien untuk menghasilkan produk terbaik masih merupakan hal yang baru bagi kebanyakan pengelola rumah sakit milik pemerintah. Hal ini terjadi karena masih terpengaruh oleh pola lama pengelolaan rumah sakit milik pemerintah dimana seluruh perencanaan dan anggaran ditentukan oleh pemerintah sedangkan rumah sakit milik pemerintah hanya sebagai pelaksana. Dalam kondisi ini sangat kurang dorongan untuk melakukan inovasi pelayanan, apalagi yang sifatnya untuk kepentingan jangka panjang.

Sementara itu, dilihat dari sisi lain, sebagai sisi organisasi usaha swasta, rumah sakit – rumah sakit swasta saat ini juga menghadapi berbagai dilema dalam operasionalnya. Dilema tersebut adalah dengan adanya tuntutan peningkatan mutu produk dan layanan serta adanya tingkat persaingan yang semakin tinggi. Terutama dengan mulai dibukanya perdagangan global, yang dimulai dengan AFTA, yang mendorong semakin banyaknya modal asing masuk tak terkecuali di industri kesehatan. Dengan kondisi demikian rumah sakit swasta dituntut untuk efisien dan efektif dalam pengelolaannya.

Melakukan pengembangan rumah sakit tidak  mudah, karena banyak faktor yang mempengaruhi. Pelayanan kesehatan merupakan industri padat modal, padat karya, dan padat teknologi serta resiko tinggi. Dengan adanya persaingan yang semakin hari semakin meningkat dalam industri kesehatan ini akan menimbulkan pengaruh signifikan terhadap kinerja rumah sakit di dalamnya. Untuk menyikapi hal tersebut maka diperlukan suatu alat dalam membantu pengelolaan operasional rumah sakit. Alat tersebut salah satunya adalah perencanaan strategis usaha.

Poin penting perencanaan tersebut dapat dimulai dengan perencanaan model “bottom up” yang mendayagunakan peranan unit usaha dalam suatu organisasi, sebagaimana unit atau instalasi di rumah sakit, sebagai elemen terkecil yang memegang peranan penting dalam berhadapan langsung dengan pasar atau penggunanya. Fungsi penyusunan perencanaan usaha tersebut lebih kepada pencapaian tujuan usahanya, baik dari sisi ekonomi maupun sosial. Sementara di sisi lain diharapkan pada masa perkembangannya unit pelayanan dalam rumah sakit tersebut dapat menjadi unit yang memiliki kinerja yang mendukung organisasi rumahsakit sehingga dapat menjadi elemen organisasi yang secara operasional menjadi efisien serta terkendali secara efektif.

 

Tujuan

Tujuan umum dari workshop ini adalah meningkatnya wawasan dan ketrampilan staf kunci di rumah sakit dalam hal mengembangkan pelayanan dan operasional melalui perencanaan strategis yang konprehensif.

Adapun tujuan khusus yang ingin dicapai dengan pelaksanaan workshop ini mencakup :

  1. Pemahaman konsep strategis pengembangan usaha.
  2. Pemahaman konsep pencapaian tujuan usaha.
  3. Pemahaman struktur penyusunan rencana usaha.
  4. Meningkatkan pemahaman sifat organisasi berbasis unit.
  5. Meningkatkan pemahaman indikator pengendalian unit.
  6. Meningkatkan kapasitas perencanaan usaha berbasis unit usaha strategis khususnya berkaitan dengan perencanaan penganggaran.
  7. Mengembangkan plan of action untuk kesinambungan strategi.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 12– 14 November 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bagian perencanaan dan program.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Penyusunan Strategi Dan Rencana Pemasaran Dalam Pengembangan Lembaga Pelayanan Kesehatan

pelatihan-gatari2

Dalam menghadapi perubahan lingkungan, rumahsakit harus memiliki produk unggulan yang menjadi titik tumpuan strategi. Tanpa adanya konsentrasi strategi akan membuat daya saing yang menurun. Di sisi lain persaingan di industri kesehatan semakin banyak, baik RS asing dan domestik, produk pengganti alternatif, dan klinik spesifik yang tersebar di berbagai daerah. Maka kemudian dikembangkan perencanaan yang fokus pada produk unggulan masing-masing, yang menjadi permasalahan adalah bagaimana perencanaan tersebut kemudian dapat menjadi suatu pedoman dalam pencapaian kinerja operasional.

Setelah produk direncanakan dan diukur, masalah yang timbul adalah bagaimana perencanaan produksi tersebut dapat menjadi “jalan” dalam mencapai tujuan keuangan. Untuk itu diperlukan “jembatan” sebagai pedoman kerja dalam pencapaian tujuan organisasi, terutama dalam tujuan keuangan. “Jembatan” tersebut adalah suatu strategi yang terangkum dalam suatu detil perencanaan untuk mencapai tujuan. “Jembatan” tersebut adalah strategi dan perencanaan rinci bidang pemasaran yang berfungsi mengarahkan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan materiil melalui Sumber Daya Manusia.

Strategi dan perencanaan pemasaran merupakan bagian tak terpisahkan dalam sebuah perencanaan usaha suatu organisasi. Namun demikian sebagaimana perencanaan dan strategi harga, perencanaan dan strategi pemasaran dapat berdiri sendiri bila dipandang penting sebagai pedoman utama suatu organisasi.

 

Tujuan

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam memahami dan menyusun sebuah strategi pemasaran yang kemudian dituangkan dalam sebuah perencanaan pemasaran organisasi. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Diharapkan setelah selesainya pelatihan, peserta dapat mulai memahami perilaku pasar.
  • Peserta mampu membaca peluang pasar dari studi yang dilakukan.
  • Peserta emahami pentingnya semangat kerjasama tim.
  • Peserta dapat memahami analisa SWOT dalam pemasaran.
  • Diharapkan mampu melihat promosi yang tepat guna.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 8 – 10 Oktober 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan kebijakan
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bagian pemasaran.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

 

Pelatihan Teknik Komputer dan Jaringan Dalam Menunjang Operasional Lembaga Pelayanan Kesehatan

pelatihan-gatari2

Perkembangan Teknologi di Indonesia akhir – akhir ini dapat dikatakan begitu cepat sehingga dari hari ke hari selalu diberitakan berbagai perkembangan baru di dunia Teknologi. Dengan semakin cepatnya perkembangan ini,dituntut  kepada generasi muda sekarang untuk dapat segera mengikutinya. Komputer adalah salah satu teknologi yang paling mendominasi perkembangan teknologi, dan jaringan komputer didunia pada umumnya.

Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang sangat populer saat ini  adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam internet berlipat ganda.

Melalui berbagai training dan pelatihan komputer popular di masyarakat secara umum di harapkan transfer teknologi bukan lagi menjadi suatu yang harus didapatkan dalam jenjang pendidikan yang tinggi melainkan sudah menjadi sesuatu yang wajib bagi mereka yang sudah menjadi karyawan suatu perusahaan. Maka harapannya kedepan didapatkan generasi muda yang tidak hanya mengikuti perkembangan mode dan fashion namun juga mengikuti perkembangan soft skill sehingga mampu bersaing dengan dunia luar. Pengasahan soft skill generasi muda juga dapat digunakan untuk mendukung mereka di dunia kerja. Teknologi Komputer dan Jaringan merupakan pembelajaran Komputer dengan terpopuler saat ini sebagai salah satu sebuah pelatihan bagi karyawan.

 

Tujuan

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam memahami pentingnya peranan komputerisasi dan jaringan komunikasi beserta prosesnya dalam mendukung operasional sebuah organisasi. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Untuk mengetahui dan memahami tentang jaringan komputer dan pemanfaatannya dalam operasional organisasi.
  • Membekali karyawan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap agar kompeten dalam keahlian Teknik Komputer dan Jaringan.
  • Mengikutsertakan karyawan untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin cepat.
  • Setelah mengikuti pelatihan Teknik Komputer dan Jaringan para perserta  mempunyai kompetensi sehingga :
    • Mampu memperbaiki, merawat, dan melakukan setting ulang system PC, Server dan  koneksi jaringannya.
    • Mampu melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis lokal (Local Area Network).
    • Mampu melakukan instalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network).
    • Merancang bangun dan meng-administrasi jaringan berbasis lokal (LAN) dan luas (WAN)

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal : 3 – 4 September 2015

Lokasi : Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah pada departemen terkait SIM dan EDP.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bagian SIM atau EDP.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Peserta disyaratkan memiliki dan membawa computer jinjing (laptop) sebagai sarana untuk praktek dan latihan langsung.
  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.

Workshop Penyusunan Studi Kelayakan Usaha Dalam Pengembangan Lembaga Pelayanan Kesehatan

pelatihan-gatari2

Dalam menghadapi perubahan lingkungan, rumahsakit harus memiliki produk unggulan yang menjadi titik tumpuan strategi. Tanpa adanya konsentrasi strategi akan membuat daya saing yang menurun. Saat ini rumahsakit yang berbadan hukum yayasan semakin sulit untuk mendapatkan pendanaan dari luar, sementara rumahsakit pemerintah dituntut untuk semakin otonom dalam hal pembiayaan. Disisi lain persaingan di industri kesehatan semakin banyak, baik RS asing dan domestik, produk pengganti alternatif, dan klinik spesifik yang tersebar di berbagai daerah.

Perlu dikembangkan strategi yang fokus pada produk unggulan masing-masing, yang menjadi permasalahan adalah bagaimana menentukan dan mengukur prospek sebuah produk unggulan di rumahsakit anda? Bagaimanakah  meyakinkan investor atau pemilik bahwa suatu produk memang layak untuk menjadi produk unggulan? Untuk itu sebelum menentukan sebuah strategi pengembangan yang akan dilakukan, sangat penting untuk membuat suatu studi kelayakan yang berisi tentang kajian mendalam dari aspek pasar, kapabilitas internal, dan prospek keuangan. Permasalahan yang saat ini banyak muncul adalah pihak pengelola rumahsakit masih banyak yang belum memahami seluk beluk isi studi kelayakan dan bagaimana menganalisis ini menjadi pengembangan strategi di rumahsakit. Hal ini akan lebih sulit ketika ada pihak investor atau kreditor menanyakan kepada pengelola mengenai dokumen studi kelayakan.

 

Tujuan

Workshop ini secara umum bertujuan untuk memandu peserta dalam membuat studi kelayakan usaha untuk mengembangkan produk unggulan di rumahsakit. Secara khusus tujuan workshop ini adalah:

  • Diharapkan setelah selesainya pelatihan, peserta mampu memahami posisi penting studi kelayakan dalam pengembangan produk unggulan.
  • Peserta mampu memahami template standar dari studi kelayakan yang berlaku baku.
  • Sensitif dalam melihat data yang diperlukan untuk membuat keputusan kelayakan suatu pengembangan rumah sakit.
  • Mampu melihat potensi produk unggulan dari studi kelayakan yang dibuat.

 

Penyelenggaraan

Pelatihan ini direncanakan dilaksanakan selama tiga hari. Penyelenggaraan sebagai berikut :

Tanggal: 10 – 12 September 2015

Lokasi: Yogyakarta

Investasi Peserta : Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per peserta

 

Sasaran Kepesertaan

Workshop ini diharapkan dapat diikuti oleh Sumber Daya Manusia dalam Organisasi :

  • Tingkat Pimpinan Organisasi yang berperan strategis dalam pengambilan keputusan investasi
  • Tingkat Manajerial, terutama manajer tengah ke atas.
  • Pada posisi staf, khususnya pada bagian perencanaan dan program.
  • Masyarakat luas atau kalangan akademis yang memerlukan.

 

Fasilitas

Fasilitas kepada peserta dalam pelatihan ini adalah :

  1. Workshop Kit
  2. Sertifikat
  3. Goody Bag
  4. Coffe Break
  5. Lunch

 

Syarat dan Ketentuan

  • Biaya investasi tersebut di atas tidak termasuk transportasi dan akomodasi bagi peserta.
  • Syarat dan ketentuan lain terkait dengan pelatihan dapat dilihat pada formulir pendaftaran.